Senin, 20 Februari 2012

Penulis yang 'Melahirkan Bayi Prematur'

Kiranya banyak yang salah paham dengan tulisan yang saya posting tempo hari, yang berjudul Bayi Rupawan Atau Kotoran. Ada beberapa yang menanyakan, "Mbak, tulisan saya masih kurang bagus, apakah itu berarti saya sudah menulis kotoran?"
 
Ada juga yang menulis, "Wah, saya jadi tersindir, karena saya sering memposting curhat-curhat saya. Takutnya itu berarti saya telah menulis kotoran."

Sabtu, 11 Februari 2012

Bayi Rupawan, atau Kotoran

Refleksi Afifah Afra

Menulis itu seperti buang air besar, kata seorang penulis. Jika sudah berhasrat ingin BAB, apapun akan dilakoni. Berlari sekencang sprinter, menggedor-gedor pintu seperti preman, bahkan kalau sudah tak tahan, bisa BAB di sembarang tempat. Kontraksi dalam usus besar seakan tak tertahankan. Tetapi, jika belum berhasrat, dipaksa seperti apapun, BAB tak akan bisa dilakukan. Apa yang membuat kita bisa BAB, katanya, isilah perut dengan makanan. Secara otomatis, pasti dia akan BAB.

Rabu, 08 Februari 2012

Dan Mawar itu Pun Mekar ... (Catatan Novel "Rose" by Sinta Yudisia)

Saya mengenal Sinta Yudisia sudah sejak beliau menerbitkan buku "Kekuatan Ketujuh", yang jika saya tak salah, pernah menjadi nominator Anugerah Pena 2005, saat Munas FLP Pertama di Yogyakarta. Sejak itu, saya terus mengikuti perkembangan tulisan-tulisan beliau, meskipun memang tidak terlalu intens. Terpatrilah dalam benak saya, tentang genre tokoh hero yang seakan lekat pada sosok Sinta. Mungkin karena beberapa bukunya, seperti The Road to The Empire dan Takhta Awan, yang mengisahkan sosok Takudar Khan, pahlawan Mongol.
Maka, saya sempat terpana, saat suatu hari, beliau menawarkan salah satu naskahnya ke Indiva, dan setelah saya baca, ternyata naskah itu benar-benar sebuah novel melankolik. Ternyata, Mbak Sinta cukup piawi juga membuat novel-novel drama, yang tak terlalu mengumbar keperkasaan seorang pahlawan, namun sebaliknya, menawarkan kehidupan para perempuan yang memang--konon katanya--lebih rapuh kadar emosinya.

Senin, 06 Februari 2012

Kejutan Untuk Ifan


Malam itu, aku sedang menidurkan Hanifan (17 bulan), anakku yang bungsu. Sementara, kedua anakku yang lain, Anis (7th) dan Rama (5th), sibuk berkarya di ruang tengah. Entah apa yang tengah mereka kerjakan. Mereka menutup pintu kamar, dan berpesan kepadaku.
“Jangan keluar dulu, ya Mi!” kata Anis, sebelum menutup pintu kamarku.
“Kenapa?” tanyaku, heran.
“Ada kejutan buat Ifan,” sahut Rama.
“Kejutan apa?”
“Pokoknya!” Rama, dengan sepasang matanya yang selalu bersinar cerdik, tersenyum misterius.

Rabu, 25 Januari 2012

CATATAN NOVEL "PERSONA NON GRATA"

Ini adalah salah satu novel yang diterbitkan oleh Indiva Media Kreasi. Ditulis oleh Riawani Elyta, yang nota bene 'pendatang baru', tetapi berhasil menunjukkan kelasnya dengan kekhasan novel-novelnya. Ketika membaca novelnya yang pertama kali diterbitkan Indiva, yakni Tarapuccino, saya terkejut melihat gaya penulisannya yang apik. Di novel ini pun, konflik masih tergarap dengan apik. Dengan cara membangun suspense yang 'misterius' tetapi justru membuat pembaca terangsang untuk terus mengikutinya.

Selasa, 03 Januari 2012

Pentingnya Visi (01)

Oh, Pelayan Umat…!!!
Pagi tadi, ketika hendak berangkat menuju kantor, saya melihat tetangga saya—seorang ibu berusia akhir 40-an, berdiri di teras rumahnya. Wajahnya pucat, tubuhnya pun terlihat lemas.
“Apa kabar, Bu!” sapa saya, dalam bahasa Jawa halus, sembari mendekat. “Dengar-dengar baru pulang dari rumah sakit, ya?”
“Betul, Bu… saya terkena myoma. Kemarin operasi. Sekalian rahim diangkat,” ujarnya, sedih. Saya pun mencoba menghibur sebisanya.
“Ini sudah ujian buat saya. Yang saya resahkan, ini sudah mau ujian nasional, kasihan anak-anak di sekolah.” Kata tetangga saya. “Karena, saya harus istirahat lama, pastilah mereka akan terganggu pelajarannya.”

Senin, 19 Desember 2011

Tak Mengapa (Sebuah Syair)


Untuk seorang kekasih:
Tak mengapa kumenjadi lilin
Ia memang remuk dilahap cahaya
Yang ia pancarkan sendiri
Yang ia bagikan sendiri

Jumat, 16 Desember 2011

Liburan, Saatnya Borong Buku!

Yuk dapatkan buku dengan harga lebih murah dengan cara membeli secara paket! Ada beberapa paket yang bisa dibeli.

Paket A                
Novel Dewasa Afifah Afra
1.       De Winst
2.       De Liefde
3.       Katastrofa Cinta
Harga Asli            : Rp 133.500
Harga promosi   : Rp 100.000

Minggu, 04 Desember 2011

Yaaah, Aa Gym Kok Poligami!


Maaf, artikel ini saya tulis beberapa tahun silam, sehingga mungkin konteksnya sudah tidak terlalu pas dengan kondisi saat ini. Tetapi, karena soal poligami saat ini sepertinya kian santer saja dibicarakan—dalam aura yang pro maupun kontra, saya mencoba membuka file ini kembali, mengedit beberapa hal, dan saya upload di blog saya. Selamat membaca!
Suatu hari, seorang kenalan berkata, "Jika suami saya meminta izin untuk menikah lagi, mungkin saya akan mengizinkan. Tetapi, ketika mendengar bahwa Aa Gym menikah lagi, entah mengapa saya merasa kecewa."

Minggu, 27 November 2011

SBY Lecehkan Pecinta Buku? (Release FLP)

Apakah tanda tanya dalam judul postingan kali ini akan dijawab 'ya' atau 'tidak', tentu tergantung pada masing-masing. Yang jelas, pekan kemarin, presiden kita itu menyelenggarakan pesta pernikahan puteranya, Edhie Baskoro dengan Siti Rubi Aliya Rajasa. Nah, ada hal yang 'barangkali' tidak dipikirkan, atau justru sengaja diabaikan. Yakni pesta pernikahan yang diselenggarakan di JCC tersebut bersamaan dengan ajang pesta buku se-Indonesia, yakni Indonesia Book Fair. Karena acara 'kenegaraan' tersebut, pesta buku yang dinanti-nanti para pecinta buku itu pun diliburkan sehari.