Menulis & Kreativitas Bag. 3

Bagian ke-3 dari Tiga Tulisan
Oleh Afifah Afra
Mengembangkan Daya Kreativitas Anda
Anda tentu ingin kreativitas yang Anda miliki semakin berkembang. Beberapa metode yang bisa Anda lakukan agar daya kreativitas Anda semakin berkembang adalah sebagai berikut:
·         Membuat Daftar Pertanyaan (Checklist)
Teknik sederhana ini diperkenalkan oleh Alex Osborn. Ada 9 daftar pertanyaan yang bisa Anda lontarkan ketika Anda mendapatkan suatu produk.
1.      Dapatkah untuk kegunaan lain?
2.      Dapatkah disesuaikan?
3.      Dapatkah diubah?
4.      Dapatkah diperbesar?
5.      Dapatkah diperkecil?
6.      Dapatkah diganti?
7.      Dapatkah diatur kembali?
8.      Dapatkah dibalik?
9.      Dapatkah digabungkan?
·         Brainstorming,
Yakni memunculkan sebanyak mungkin ide untuk menjawab pertanyaan, “Bagaimana caranya?” secara berturutan. Misalnya, “Bagaimana caranya agar saya bisa mencapai Jakarta dengan uang hanya Rp 25.000, padahal tiket termurah ke Jakarta adalah Rp 50.000?”
Jawab: “Belikan Rp 25.000 itu satu kilo jeruk, lalu juallah ke orang-orang di terminal. Jika Anda bisa menjual dengan harga 2 kali lipat, berarti Anda akan memperoleh uang Rp 50.0000, cukup untuk berangkat ke Jakarta.”
Lalu akan muncul pertanyaan lagi, “Bagaimana caranya agar jeruk tersebut laku terjual?”
Jawab: “Bikin teknik penjualan yang dahsyat. Karena Anda memiliki teknik ilmu sulap, sebelum Anda menjual jeruk itu, buatlah pertunjukan sulap. Lempar-lemparkanlah jeruk tersebut dengan gaya yang indah. Lalu juallah jeruk itu dengan tanda-tangan Anda di kulitnya.”
Ketika kesimpulan tersebut muncul, barangkali senyum lebar akan menghias bibir Anda, karena Anda sangat yakin bahwa ide tersebut berhasil.
Brainstorming akan menjadi semakin efektif jika dilakukan secara berkelompok. Misalnya, Anda seorang manajer sebuah book publishing. Suatu hari, perusahaan Anda mendapatkan masalah yang cukup serius. Staf produksi salah memberi order kepada percetakan. Bukannya buku baru yang dicetak, tetapi justru buku lama yang sebenarnya sudah ditolak oleh para agen. Anda bisa mengumpulkan staf Anda, dan melempar masalah tersebut. Akan ada beberapa jawaban dari staf Anda:
1.      Dijual di acara book fair dengan diskon 75%
2.      Dijadikan bonus bagi pembeli yang membeli produk perusahaan Anda minimal senilai Rp 50.000
3.      Dijual ke pasar Loak
4.      Diberikan secara gratis ke taman-taman bacaan
5.      Dikemas dengan baik (packaging) bersama produk lainnya yang laku di pasaran dalam bentuk parcel buku, tanpa memberikan diskon kecuali sewajarnya.
Jika Anda adalah sebagai manajer, ide manakah yang Anda anggap terbaik? Jika saya manajernya, saya akan pilih ide ke-5 sebagai ide terbaik, disusul dengan ide kedua dan jauh-jauhlah... ide ke-3!!! Menurut James Gwee, seorang motivator dari Singapore, packaging memang merupakan ide yang cemerlang untuk menaikkan omzet, karena dengan packaging, kita bisa mengikutkan produk yang tidak terlalu laku dijual.
·         Nyaka (Analisis Kelemahan)
Nyaka berasal dari ungkapan dalam bahasa Perancis, “Il n’y a qu’a...” yang artinya: “Yang harus Anda lakukan adalah....” Jika Anda memiliki suatu produk, jasa atau situasi, dan Anda ingin memperbaikinya kelemahan utamanya, silahkan Anda membuat daftar kelemahan yang ada, lantas Anda coba berikan saran perbaikan.
Misalnya, Anda memiliki produk obat nyamuk bakar yang ingin Anda rubah menjadi obat nyamuk yang lebih ramah lingkungan.
Apa yang salah (KELEMAHAN)
Perbaikan (NYAKA)
Asapnya mengganggu pernapasan dan menimbulkan polusi
Membuat obat nyamuk yang tidak menimbulkan asap
Hanya mampu mengusir nyamuk, begitu obat habis terbakar, nyamuk akan datang
Obat nyamuk harus bisa membunuh nyamuk
Zat kimia yang digunakan bisa membuat nyamuk menjadi kebal
Jangan menggunakan reaksi kimia, cukup dengan reaksi fisika
Jika sudah habis, tak bisa dipakai lagi
Membuat pengusir nyamuk yang bisa terus menerus dipakai
Jika obat nyamuk terpegang, tangan kotor dan harus cuci tangan
Menciptakan obat nyamuk dengan pegangan dari benda yang tahan panas
SOLUSI: Membuat raket pembunuh nyamuk dengan energi listrik yang bisa di recharge.
·         Input-Output
Masalah yang kita hadapi bisa ditinjau dalam 3 unsur, yakni input (masukan), output (jalan keluar) dan spesifikasi (syarat-syarat pembatas yang harus dipenuhi dalam penyelesaian yang dikemukakan untuk menyelesaikan suatu masalah). Contohnya, Anda mendapatkan masalah dengan mantel hujan yang tidak mampu melindungi seluruh tubuh sehingga sebagian baju Anda basah
Output                        : Baju yang tetap kering
Input               : Hujan
Spesifikasi       : Mantel yang tidak membuat baju basah
Masalah tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut:

Baju basah                   Baju tetap kering + Mantel yang tidak membuat baju basah

Solusinya, membuat mantel yang berbentuk baju, sehingga mampu menutup tubuh bagian kepala hingga ujung kaki.
·         Mind Mapping
Teknik ini diperkenalkan oleh Tony Buzan dan mendapat sambutan baik dari banyak kalangan. Inti dari teknik ini adalah adanya kata kunci yang merupakan permasalahan yang anda hadapkan. Lalu, kata kunci ini akan dihubungkan dengan beberapa hal yang berhubungan. Selanjutnya, pemikiran-pemikiran yang berhubungan dengan kata kunci, akan dihubungkan dengan pemikiran-pemikiran yang lain, dan seterusnya.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menulis & Kreativitas Bag. 3"

Post a Comment

Mohon maaf, karena banyak komentar spam, kami memoderasi komentar Anda. Komentar akan muncul setelah melewati proses moderasi. Salam!