Rabu, 25 Januari 2012

CATATAN NOVEL "PERSONA NON GRATA"

Ini adalah salah satu novel yang diterbitkan oleh Indiva Media Kreasi. Ditulis oleh Riawani Elyta, yang nota bene 'pendatang baru', tetapi berhasil menunjukkan kelasnya dengan kekhasan novel-novelnya. Ketika membaca novelnya yang pertama kali diterbitkan Indiva, yakni Tarapuccino, saya terkejut melihat gaya penulisannya yang apik. Di novel ini pun, konflik masih tergarap dengan apik. Dengan cara membangun suspense yang 'misterius' tetapi justru membuat pembaca terangsang untuk terus mengikutinya.
Salut, sungguh salut! Untuk ukuran penulis dari Indonesia, Riawani berhasil membangun konflik yang apik tanpa meninggalkan kedetilannya dalam menggambarkan setting. Bagi saya, Riawani Elyta adalah salah novelis pendatang baru terbaik di Indonesia.
 
Jika ada sedikit kritikan untuk novel ini adalah kurangnya Riawani dalam mengeksplorasi tokoh-tokohnya. Terkesan serbacepat di dalam membangun ketegangan. Bagi pembaca yang menyukai jenis plot semacam ini, mungkin tak ada masalah. Tetapi, bagi saya yang termasuk pembaca yang menikmati alur yang rumit dan panjang, novel ini terasa terlalu singkat.

Penasaran dengan isi novel ini? Berikut ini cuplikan sinopsis yang saya ambil dari SITUS RESMI PENERBIT INDIVA

Selamat membaca!
 
JUDUL : PERSONA NON GRATA
PENULIS: RIAWANI ELYTA
ISBN : 978-602-8277-50-1
HARGA: Rp 32.000
 
SINOPSIS
Dean Pramudya, The Prince. Tampan, berotak brilian, pewaris tahta kerajaan bisnis sang ayahanda. Posisi nan gilang-gemilang itu semestinya membuat ia berada di pucuk kemegahan. Jika akhirnya ia memilih meninggalkan jalan ‘lurus’, dan berselancar di dunia kejahatan kerah putih, kira-kira separah apakah sakit hati yang melandasi pilihan nekadnya.
Cream Crackers, jaringan yang mengandalkan otak-otak encer para anggotanya, telah membuat aparat kelimpungan. Tanpa ampun mereka membajak rekening-rekening para milyader, mulai dari pembuatan kartu kredit palsu, pembobolan ATM, hingga menyelusup ke sistem internet-banking.
Dean menjadi seorang penjahat yang kaya raya. Namun, pertemuannya kembali dengan Sarah, gadis cantik yang pernah dilacurkan di sebuah lokalisasi di Batam, mengubah semua mimpi dan ambisi Sang Pangeran. Sayang, keputusannya bertemu dengan Sarah, yang memberinya mimpi baru di sebuah negeri yang jauh, justru melemparkan Dean ke lantai dingin penjara.
Tapi, hukum ternyata bungkam pada lembaran uang milik Rendra Pramudya, ayah Dean, salah satu pemilik bisnis terbesar di negeri ini. Dengan mudah pengacara keluarga Rendra membebaskan Dean dari segala tuntutan hukum.
Bagaimanakah akhir petualangan Sang Pangeran? Sebuah novel yang indah, dahsyat dan memukau!


Artikel Terkait



5 comments:

  1. Udah beredar di tobuk mbak afra?

    BalasHapus
  2. @ Asep: yup, saya juga sangat suka @Penikmat Buku: Ini baru turun cetak, mungkin sekitar 1-2 minggu lagi sudah beredar di toko buku

    BalasHapus
  3. wah jadi penasaran mbak... ^_^

    BalasHapus
  4. Kalau yang nerbitin Indiva, berarti novel Islami, ya mbak? Untuk novel Islami, tema yang digarap cukup unik, langka. Biasanya novel Islami kan sekadar anak nakal yang tobat, atau kisah aktivis yang pada jatuh cinta, atau ketua rohis ganteng yang disukai banyak cewek ^_^

    BalasHapus