Ada Apa Dengan Mesir?

Saya tak memiliki kapasitas untuk membuat opini tentang Mesir, meski nurani ini tercabik-cabik melihat foto-foto itu tersebar di berbagai media. Akan tetapi, saya memiliki seorang sahabat yang insya Allah bisa diandalkan kepakarannya. Beliau adalah Ganjar Widiyoga, kandidat doktor ilmu politik yang sedang menempuh pendidikan doktoralnya di New Castle University, United Kingdom. Beberapa waktu terakhir ini, saya mengikuti tulisan-tulisan beliau yang tersebar di beberapa media online, yang memberikan gambaran jelas dan gamblang--serta diikuti dengan opini-opini ilmiahnya yang jernih. Yang menarik, tulisan-tulisan Ganjar ini menjadi sebuah jawaban atas opini-opini 'menyesatkan' yang diembuskan berbagai pihak yang seakan-akan meligitimasi adanya pembantaian di Mesir.


Maka, saya pun meminta izin untuk mengumpulkan tulisan-tulisan beliau tentang Mesir, termasuk status-status beliau di facebook, dalam sebuah postingan, sehingga pembaca bisa mengaksesnya dengan lebih baik.
Silakan menyimak!

MASALAH 1
Opini : Demonstran di Mesir membakar gereja, aparat bertindak tegas karena telah memberi peringatan, sehingga syah-syah saja jika militer Mesir bereaksi keras. Betulkah opini tersebut?
Bantahan Ganjar: Silakan klik link ini -->  Kemanusiaan Yang Terbelah

MASALAH 2
Opini: Ikhwanul Muslimin telah bersikap arogan dengan mendominasi pemerintahan, sehingga pihak oposisi merasa perlu bertindak keras salah satunya dengan kudeta.
Bantahan Ganjar: Silakan klik link ini -->  Ketika Media Memelintir Mursi (Lagi)

MASALAH 3
Apa implikasi regional Kudeta Mursi khususnya untuk masa depan Gaza?
Silakan klik link ini --> Kudeta Mesir dan Masa Depan Gaza

MASALAH 4
Opini: Bahwa Dr Mursi hanya mendapat sekitar 52% dari peserta pemilu yang hanya 50% sehingga dalam logika demokrasi, Mursi sebenarnya hanya didukung sekitar seperempat rakyat Mesir. Sehingga saat Gerakan Tamarud berhasil mengumpulkan 22 juta tanda tangan, maka itu menjadi legitimasi syah untuk melakukan kudeta.


Masalah 5
Berita beredar: yang membunuh juru kamera Sky News Mick Deane adalah anggota Ikhwanul Muslimin untuk mencegah Mick mengambil video anggota IM melakukan kekerasan.

Yang sebenarnya: Mick Deane ditembak oleh militer. Mick Deane diselamatkan oleh anggota IM, dirawat oleh anggota IM dan dibawa ke RS oleh anggota IM sebelum akhirnya meninggal.

sumber: twitter David Kenner, jurnalis Foreign Policy https://twitter.com/DavidKenner/status/368119086452322304

MASALAH 6
Betulkah demonstran di Mesir bersenjata, sehingga militer layak menembaki mereka?
Berikut ini saya copas status Ganjar

1) Jumat (16/8), ada kurang-lebih 28 demonstrasi yang tersebar di banyak titik. Demonstrasi berangkat dari masjid-masjid dengan damai dan tidak membawa senjata. https://twitter.com/PatrickKingsley/status/368400808833867776

2) Di tengah jalan, muncul oknum bertopeng dan bersenjata di dalam barisan demonstran. Ketika wartawati Mayy El Sheikh (New York Times) yang ikut di salah satu barisan demonstran akan keluar, oknum bersenjata itu mencegahnya. Demonstran lain tidak mengenali siapa oknum bersenjata ini. Sang wartawati bertanya-tanya: apakah demonstran digiring ke sebuah tempat dan dijebak?https://twitter.com/MayyNYT/status/368422649724026880

3) Laporan pandangan mata yang ditulis Patrick Kingsley (Guardian) juga menyebutkan, peserta demo melihat ada beberapa oknum bersenjata di tengah demonstran. Demonstran tidak tahu siapa oknum bersenjata itu.http://www.theguardian.com/world/2013/aug/16/egypt-massacre-morsi-clashes-mosques

4) Militer kembali menembaki demonstran. Video ini hanya salah satu dari sekian banyak video yang beredar, menunjukkan militer menembaki demonstran tak bersenjata: http://www.youtube.com/watch?v=AK1fP-n9qtc

5) Stasiun pro-kudeta menyiarkan bahwa polisi telah menangkap para teroris. Seorang dari mereka adalah pria Pakistan. Lihat fotonya, dan simpulkan apakah dia memang teroris?
https://twitter.com/DavidKenner/status/368496657156939777

6) Militer sekarang mengumumkan bahwa warga asing di Mesir adalah antek IM. Para wartawan asing saling mengingatkan utk waspada. Taktik baru untuk mengurangi jumlah liputan keluar?
https://twitter.com/Sarahcarr/status/368507689707376640

7) Lagi, bukti oknum berpakaian sipil bersenjata ada bersama polisi. Siapakah mereka?
http://t.co/Dr6voIb00Q

Masalah 7
Betulkah wartawan ditarget khusus untuk dilenyapkan oleh militer mesir?
Betul. Berikut ini beberapa wartawan yang telah menjadi korban.
Kekerasan terhadap wartawan selama pembantaian oleh militer:

1, 2) Dua juru kamera Al Jazeera Mesir ditembak di kepala.

3) Habibah Abdulaziz, Gulf News, tewas ditembak di Raba'a.

4) Mick Deane, juru kamera Sky News tewas ditembak.

5) Asmaa Waquish, Reuters, ditembak di kakinya.

6) Abigail Hauslohner, Washington Post, diusir, diintimidasi dan diancam akan ditembak di kaki jika tidak pergi dari lokasi.

7) Ammar, fotografer (tidak disebutkan medianya), ditembak dan dalam kondisi kritis.

sumber: akun twitter Jamal Elshayyal (Al Jazeera), Bel Trew (independen jurnalis), live blog dari situs Guardian

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ada Apa Dengan Mesir?"

Post a Comment

Mohon maaf, karena banyak komentar spam, kami memoderasi komentar Anda. Komentar akan muncul setelah melewati proses moderasi. Salam!