HARUS JADI MALAIKAT [SYAIR]

* Sebuah Puisi Refleksi Diri
Oleh Afifah Afra



Di negeri ini, harus jadi malaikat dulu untuk sampaikan nasihat
Jadi, jangan berani-berani kau seru umat
Mungkin mereka akan kuliti tubuhmu
Menemukan hingga sel terkecil kesalahanmu
Untuk mereka siarkan sembari tertawa-tawa
Setiap kesalahan yang ditemukan
Responnya seperti ibu-ibu kurang kerjaan
Yang berhasil menemukan seekor kutu
Di lebatnya rambutmu

Di negeri ini, harus jadi malaikat dulu untuk jadi presiden
Jadi, jangan pernah berbuat kesalahan
Orang akan mengutukmu sepertinya kau setan comberan
Yang diturunkan untuk mengobrak-abrik negeri ini
Secabik-cabiknya

Di negeri ini, harus jadi malaikat dulu untuk masuk partai politik
Kau bahkan harus terbang melayang di atas lantai
Supaya kakimu tak tergelincir, tak terpeleset di jebakan licin
Karena, sekali kau jatuh terempas
Tak ada ampun bagimu!
Kau akan ditelanjangi di televisi-televisi
Semua jemari, akan tertuju kepadamu!
Tubuhmu akan berlumur kotoran dan kenistaan

Di negeri ini, harus jadi malaikat dulu untuk perjuangkan kebaikan
Sebab, kesalahan adalah benda haram
Yang dianggap lebih berbahaya dari bom atom
Satu sel kesalahan, akan berbiak jadi gunung kehinaan
Selama kamu masih manusia
Yang kata nabi adalah makhluk berbalut khilaf dan alpa
Jangan bercita-cita perjuangkan satu hal mulia
Sebab, ketika kau tunjukkan satu kebaikan
Sejuta manusia akan giat mencari-cari keburukan

Di negeri ini, manusia hanya ingin dibimbing malaikat
Padahal, usai penciptaannya, malaikat bersujud kepada manusia
Dan Tuhan memilih manusia, untuk mendapat tugas suci
Sebagai pengelola di muka bumi
Mungkin, di negeri ini, banyak orang merasa lebih tahu
Ketimbang Tuhan



Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "HARUS JADI MALAIKAT [SYAIR]"

Mohon maaf, karena banyak komentar spam, kami memoderasi komentar Anda. Komentar akan muncul setelah melewati proses moderasi. Salam!