Strategi One Post Per Day for MOM BLOGGER

Alhamdulillah dibolehin guesposting di blog seorang artis  penulis nasional. Thanks Mbak Afra. Kemarin rencananya aku mau nulis tentang motivasi, setelah membaca beberapa blog motivasi dari luar negeri, aku jadi pengen buat tulisan sejenis.

Karena blogku My Stupid Theory berisi sains, maka motivasi kurang cocok untuk masuk blogku, akhirnya menawarkan diri untuk mengisi blognya Mbak Afifah sebagai guesposting. Ehh.. Ternyata ditantangin buat materi blogging. Karena kebetulan aku sering sharing masalah blogging dengan teman-teman BloggerFLP, maka aku sanggupi saja.
Strategi 1 Post/Day Buat Para Mom Blogger
Strategi 1 Post/Day Buat Para Mom Blogger
Karena aku tipe blogger yang SOK professional, aku menayakan kalangan pembaca dari blognya Mbak Afra. Sekilas sih aku kira pembacanya ialah ABG atau kalangan usia 20an yang jomblo ngebet nikah. wkwkwk. Soalnya blognya Mbak Afra banyak tentang pernikahan. Ternyata Mbak Afra punya banyak pembaca di kalangan emak-emak blogger, jadilah aku membuat materi yang spesifik untuk Mom Blogger.

Sebelum membuat materi ini, aku blogwalking dulu loh ke beberapa blognya Mom. Mengamati dan membaca sekilas tips dan trik yang mereka kasih agar blognya aktif. Maka materi ini aku rangkumkan dari pengalamanku kemudian disesuaikan dengan kondisi para Mom sekalian.

Tips Posting Blog Setiap Hari

Beberapa tips dibawah ini pasti bisa membuat blog Mom semakin aktif dan ramai, silahkan simak apa yang harus dilakukan:

1. Jadwalkan Untuk Menulis

Yah.. Gini lagi.. Gini lagi.. Kalau cuma ini sih udah banyak Mas yang nulis! Oke, memang sudah banyak yang menuliskan. Tapi apa sudah dipraktekkan? Aku sendiri menjadwalkan minimal 2 jam untuk menulis di blog setiap harinya. Karena ada sekitar 5 blog yang kukelola, maka 2 jam ini cukup untuk mengisi dua atau tiga postingan blog.

Waktu yang benar-benar aku luangkan untuk menulis di blog ialah pagi hari (setelah shubuh) dan tengah malam selepas jam 10. Mom boleh pilih waktu aktif menulisnya masing-masing, bebas saja, tetapi menurut banyak pengakuan, menulis di jam siang itu sangat tidak nyaman.

Jadi saranku jangan meluangkan waktunya di siang hari, ntar nggak bisa nulis apa-apa malah sia-sia waktunya.

Sudah meluangkan waktu tetapi masih tidak bisa menulis? Tidak ada ide? Simak tips kedua.

2. Perbanyak Membaca (IQRO'!)

Sampai sekarang aku masih yakin kalau kita tidak bisa menulis itu karena kita tidak banyak membaca. Maka solusi paling mudahnya ialah banyak-banyak membaca. Kalau diibaratkan gelas, kita ini mungkin sedang dalam keadaan kosong atau setengah penuh, sangat sulit untuk mengeluarkan isinya. Tetapi kalau gelas kita penuh, tinggal diisi sedikit saja, isinya sudah tumpah ruah.

Begitu pula kita membaca. Kalau bacaan masih sedikit, kita sulit untuk menulis. Tetapi kalau sudah banyak membaca, maka tanpa usaha sekalipun otak kita tergelitik untuk menuliskannya.

Merasa sudah banyak membaca tapi kok tetap kosong yah saat mau menulis? Lanjut ke tips ketiga.

3. Fokuslah Pada Bidang Tertentu

Aku sudah sering sekali menyampaikan kalau menulis itu harus fokus pada satu bidang spesifik. Mungkin akan banyak yang tidak sependapat, alasannya kalau nulis tidak bisa dipaksakan, kalau menulis harus spesifik jadinya nggak nulis-nulis.

Walaupun alasan itu ada benarnya, tetapi aku tetap pada pendapatku. Kalau memang menulis spesifik malah jadinya nggak nulis-nulis itu tandanya nggak niat nulis. Menurutku menulis itu memang harus dipaksakan di awalnya. Menulis tidak perlu ide yang "wah!" atau yang revolusioner, cukup menuliskan rangkuman pada bidang yang kita geluti tetapi secara rutin, ini jauh lebih baik.

Menurutku semakin kita spesifik pada suatu bidang, semakin kita menemukan banyak sekali ide untuk dituliskan. Kok bisa gitu? Praktekin saja dulu. Contohnya ialah salah satu pemuda yang menjadi idola banyak emak-emak, dialah Raditya Dika. Kalau diperhatikan, pokok bahasan setiap karya Radit ialah "Anak muda yang galau". Kalau nggak percaya cek aja semua karyanya, pasti bertemakan "anak muda yang galau".

Itu menandakan bahwa Radit selalu berkarya pada tema yang spesifik. Kebayang nggak kalau Radit nulis buku motivasi? Bukan hanya pembacanya yang akan kecewa, tapi dia sendiri bakalan bingung mau nulis apa.

Kalau masih berfikir bahwa membuat tema spesifik itu membuat tulisan jadi terbatas, silahkan lihat karya-karya Radit. Segitu banyaknya dan nggak ada habisnya. So mulai sekarang kita harus menulis sesuatu yang temanya spesifik. Jika tidak tahu apa yang mau ditulis silahkan ikuti tips no 2.

4. Gunakan Catatan Kecil untuk Menyimpan Ide

Pada tips pertama, kita akan menulis pada jadwal yang sudah kita tentukan. Tapi seringkali ide justeru muncul di saat yang tidak tepat. Misalnya aja lagi kerja, kemudian terinspirasi untuk menuliskan sesuatu, maka gunakanlah catatan kecil.

Aku sendiri lebih suka mencatat di app Android. Biasanya dengan menuliskan 10 kata, aku bisa mengingat total kejadian yang ingin dituliskan. Inilah ajaibnya otak kita, rangsangan kecil 10 kata saja bisa diceritakan ulang menjadi 500 kata.

Ketika berangkat ke Jepang kemarin, aku tidak sempat menulis untuk blog, tetapi setiap penggal kejadiannya tercatat di note Android. Itu sekitar 150 kata. Dan sekarang aku sudah menuliskan sekitar 7 judul tulisan dengan panjang mencapai ribuan kata, itupun masih kurencanakan hingga 10 judul nantinya.

Artinya, dengan menyimpan catatan kecil saja ketika ide datang, kita bisa memproduksi banyak tulisan. Maka mulai sekarang siapkan peralatan menangkap idenya.

5. Gunakan Gambar Untuk Mengingat Momen

Dalam dunia blogging, penggunaan gambar postingan merupakan salah satu teknik menarik minat pembaca. Bahkan ada blog yang memang hanya berisi gambar-gambar. Tetapi lebih dari itu, gambar juga berguna bagi para blogger untuk menyimpan momen.

Salah satu cara termudah menuliskan cerita di blog ialah dengan memotret gambar setiap harinya. Teknik ini sangat mudah dan bisa dilakukan oleh semua orang. Contohnya seperti ini:
gambar pengingat momen
contoh menggunakan gambar mengingat momen
Dengan menggunakan gambar diatas, Aku bisa menceritakan banyak hal. Pertama ialah posisi dimana gambar tersebut diambil, bagaimana mencapai lokasinya dan apa yang menarik dari lokasi tersebut. Sudah? Tentu saja masih banyak lagi, mulailah menceritakan satu persatu gedung yang terlihat.  Jadi hanya dengan satu gambar, kita bisa bercerita setidaknya 250 kata. Maka sehari cukup dengan dua gambar kita sudah bisa mengisi blog dengan postingan 500 kata. Mudah bukan?

Tips menggunakan gambar untuk mengabadikan momen ini aku dapatkan dari Mbak Indriawati Lisdianti, seorang Mom blogger yang sudah sukses. Cara ini sangat jitu, selain untuk mendapatkan bahan tulisan juga bisa digunakan untuk mewarnai blog dengan gambar yang tepat. Jadi sudah siap membawa kamera? Praktekkan!

6. Tuliskan!

Tips keenam ini pernah kubaca disebuah blog, sayangnya aku lupa nama blognya. Tetapi cara ini sudah pernah kupraktekkan. Ini sekaligus menjawab kalau ada keluhan:

"Sudah melakukan semua tips-nya tetapi tetap tidak bisa menulis di blog"

Kebayang kan? Sudah aku kasih lima tips yang bisa dilakukan oleh anak sekolahan sekalipun, aku tambahin satu lagi kalau kelimanya kurang ampuh.

Cara terakhir ini ngawur dan asal-asalan, tetapi tetap sesuai tujuannya yaitu agar kita rutin menulis. Jadi ketika kita sudah meluangkan waktu untuk menulis, namun ide menulis tidak juga datang dan kita tidak juga bisa menulis, cobalah untuk menceritakan alasan kenapa kita nggak bisa menulis.

Deskripsikan atau ceritakan apa saja hal yang membuatmu tidak bisa menulis saat itu. Uraikan semua alasannya, kalau karena tidak ada ide, sebutkan alasan kenapa tidak ada ide? Kemudian ceritakan juga usahamu untuk mendapatkan ide menulis.

Santai aja, itu adalah sebuah tulisan yang sangat layak untuk dipajang di blog. Kan blog juga blog kita sendiri, suka-suka kita donk. :)

Kalau sudah mempraktekkan enam tips menulis blog ini, maka nggak akan ada lagi cerita Mom Blogger yang blognya disarangin laba-laba. Apalagi blognya jadi sampah dunia maya karena kosong, nganggur, nggak ada isinya.

Itulah beberapa Tips 1 Post/Day untuk Para Mom Blogger. Semoga bermanfaat dan salam kenal. :)

Mahfuzh tnt: Penulis ialah seorang blogger jomblo yang suka keluyuran. Sedang tidak sabar menunggu Oktober untuk lanjut Studi S2 di Okayama University, Jepang. Silahkan kunjungi blognya jika ingin tahu alien --> My Stupid Theory

Subscribe to receive free email updates:

16 Responses to "Strategi One Post Per Day for MOM BLOGGER"

  1. Mas HuDa, makasih tipsnya, berguna banget buat emak emak macam saya yang sok sibuk ☺ btw, jam 10 blm tengah malem Mas. Itu mah jadwal emak ma krucil Bobo Cantik hehehe

    ReplyDelete
  2. Keren , Hudaa...meski saya jarang posting blog, tapi semangat ngukuti teman teman blogger...keren keren tulisannya

    ReplyDelete
  3. Waaah... si empush tulisannnya dah mejeng di blog mb Afra pulak... keren dah!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. sama Mbak Afra langsung di-oke-in aja. XD

      Delete
  4. mantab tenan mbak tulisanya ...
    joss banget..
    mkasih sudah sharing pengalaman..

    ReplyDelete
  5. Kadang semua itu hanya teori :D
    kalau ada waktu luang biasanya dilema antara pengen bobo atau nulis.

    ReplyDelete
  6. asyik Huda beraksi disini. Aku juga biasa nulis pagi buta sekitar jam 1 sampai jam 5 kalau kuat ga lirik pekerjaan domestik. Semoga bisa ikutan jadi guest juga di mom Afra ya

    ReplyDelete
  7. Tentang foto itu bikin ide baru buat nulis thanks for sharing

    ReplyDelete
  8. Waow. Baru baca nih. Semua sudah saya praktekan, baru berjalan 34 hari ... Yang belum saya lakukan adalah yang nomor 3. In Sya Allah satu tahun yang akan datang saya bisa menerapkan yang nomor 3, maklum, saya masih belajar menulis ...

    Postingan ini menambah motivasi saya. Terima kasih.

    ReplyDelete
  9. one post per day, memang berat dan butuh ketekunan. Terima kasih sharingnya mbak

    ReplyDelete
  10. Ooh gitu.. *manggut2
    Selama ini saya nulis ga spesifik hihihi
    Makasih mas huda dn mbak afra atas sharenya, jempol ^^

    ReplyDelete
  11. Waaahh...selaku emak2 saya serius banget nyimak tips2nya Mas Huda. Bismillah, semoga bisa konsisten meski kadang jam 10 malem ikutan tidur pas ngelonin bocah dan pagi jari dicolek2 sama yang di sebelah,wkwkwwk...

    ReplyDelete
  12. Memang susah banget konsisten nulis 1 hari 1 artikel, thanks tipsnya mudah2 bisa konsisten nulis nih...

    ReplyDelete

Mohon maaf, karena banyak komentar spam, kami memoderasi komentar Anda. Komentar akan muncul setelah melewati proses moderasi. Salam!