Lima Tipe Sahabat, Mari Menjadi Tipe Yang Pertama...

Suamiku, sahabatku...
Memiliki sahabat adalah sebuah anugerah tiada tara. Namun, seringkali kita justru menyia-nyiakan keberadaan seorang sahabat. Tak mau merawat dan memupuk persahabatan, sehingga pohon persahabatan menjadi rimbun dan menawan. Pohon yang rimbun, selalu nyaman untuk menjadi tempat berteduh, apalagi di tengah teriknya kehidupan yang penuh polusi kemunafikan, kedustaan dan segala manipulasi.

Setiap manusia, pada prinsipnya butuh untuk memiliki sahabat. Sebab, bersosialisasi dan menjalin pertemanan adalah salah satu kebutuhan manusia yang harus dipenuhi. Secara alamiah, manusia memang makhluk sosial yang membutuhkan berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Dalam Hirarki Maslow, pertemanan masuk dalam tingkat kebutuhan ketiga, yaitu social needs.

Seorang ulama, Syaikh Jamil Az-Zainu pernah memberikan nasihat tentang lima tipe sahabat, yuk, kita bahas!

Sahabat tipe pertama, seperti udara. Khususnya oksigen. Kita sangat membutuhkan oksigen. Namun, keberadaannya tidak pernah kita rasakan. Dia memasuki kita dengan cara yang lembut, lalu menyelusup ke seluruh sudut tubuh kita. Kita menyambutnya dingin-dingin saja, tetapi, percayalah, tanpa keberadaannya, kita akan mati.

Sahabat tipe kedua, seperti makanan. Siapa sih, yang tak senang menyantap makanan, apalagi jika disajikan dengan indah, dan rasanya pun lezat. Kita sangat membutuhkan makanan, dan keberadaannya selalu kita sambut dengan penuh antusiasme. Tetapi kalau kebanyakan makan, kita bisa eneg dan bosan, serta obesitas alias gendut yang sangat tidak baik untuk kesehatan.

Sahabat tipe ketiga, seperti obat. Obat untuk anak-anak memang manis. Tapi, semakin beranjak dewasa, kita harus menenggak pil pahit untuk bisa sembuh. Kita akan menghindarinya dan ogah menyantapnya tiap hari. Mungkin dia menyebalkan, cerewet, sinis. Tetapi percayalah, kita membutuhkan obat untuk sembuhkan luka-luka jiwa.

Sahabat tipe keempat, seperti narkoba, atau seperti arak. Bikin melayang, mabuk, senang, melimpahi pujian, namun membahayakan kesehatan, bahkan bisa mematikan dan bikin kecanduan yang akan menguras dompet kita hingga kita jatuh miskin. Parahnya, setelah kita tak memiliki apa-apa, satu per satu dari mereka akan meninggalkan kita.

Sahabat tipe kelima, seperti racun. Ini sebenarnya sama sekali tak ada kebaikan. Rasanya pahit, dan begitu meminum, kita akan mati seketika.

Itulah lima jenis sahabat, kita termasuk yang mana? Mari menjadi udara yang menghidupkan tanpa perlu merasa mendapatkan pamrih, kecuali ridho Allah semata.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lima Tipe Sahabat, Mari Menjadi Tipe Yang Pertama..."

Post a Comment

Mohon maaf, karena banyak komentar spam, kami memoderasi komentar Anda. Komentar akan muncul setelah melewati proses moderasi. Salam!