Inilah "Do" dan "Don't" Jika Pasangan Anda Tipe Koleris



Pasangan anda bertipe koleris? Apa sih, koleris itu? Makhluk atau benda sejenis apakah? Apa yang harus saya lakukan dan apa yang harus saya hindari jika memiliki pasangan tipe ini?

Koleris adalah istilah untuk menyebut jenis kepribadian yang kukuh, keras dan sangat berbakat jadi pemimpin. Seorang Koleris biasanya senang berpetualang, mencoba hal-hal baru, persuasif dan penuh percaya diri, tetapi keras kepala dan seringkali tampil kurang simpatik. 

Berikut ini jabaran karakter koleris menurut Florence Littauer, dalam bukunya, Personality Plus.
  1. Visioner, alias sangat mengerti apa tujuan hidupnya, target-target dan bagaimana cara mencapainya.
  2. Independen, tidak tergantung orang lain, sangat mandiri. Kadang sulit bekerjasama dengan orang lain, kecuali dalam rangka memerintah/menyuruh atau menjadikan mereka bawahan.
  3. Tegas, tanpa basa-basi, kadang cenderung galak, pemarah, sarkatis dan dingin.
  4. Memiliki prinsip dan keinginan yang sangat kuat, ambisius, sangat keras memegang prinsip.
  5. Gengsi sangat tinggi, sangat dominan, dan sulit memaafkan kesalahan orang lain.
  6. Dominan, biasa menyuruh/memerintah

Jika suami Anda adalah aktivis yang terbiasa aktif di organisasi dan terbiasa menjadi leader, kemungkinan besar dia bersifat koleris. Yup, doski adalah tipe pemimpin sejati yang kokoh, kuat, perkasa, dan kadang angkuh, penuh karisma, tak terjangkau dan agak tinggi hati. Meski terkesan sombong, orang tetap merasa segan dan menaruh hormat padanya.

Jika ciri-ciri tersebut di atas terdapat pada pasangan Anda, lakukan hal-hal ini untuknya:
  1. Supportlah dia untuk bisa mencapai keinginan yang positif
  2. Bersikaplah sebagai partner yang baik. Orang koleris, meski independen, akan sangat senang jika bertemu partner yang dianggap “selevel”
  3. Debatlah dengan cara yang baik dan ilmiah, jika dia terlihat melakukan sesuatu yang menurut Anda salah. Mungkin memang perlu bersusah payah mengalahkan argumennya. Akan tetapi, orang koleris, meski keras kepala, biasanya bersikap terbuka dan mau menerima pendapat yang dia anggap baik.
  4. Hargailah dia dengan pujian-pujian langsung, misal, “kamu hebat, kamu memang bisa diandalkan” tetapi jangan berlebihan, sebab dia bisa semaki besar kepala
  5. Percayailah dia untuk mengerjakan hal-hal yang dia mampu, jangan direcoki di tengah jalan. Yakinlah bahwa dia sanggup mengerjakannya dengan baik.
Dan jangan lakukan hal ini kepadanya, jika tak ingin hubungan Anda akan pecah berantakan, berkeping-keping jadi beling.
  1. Merendahkan kemampuannya, atau merasa tak mempercayai bahwa dia memiliki kemampuan mencapai target, misalnya perkataan, "Alaah kamu paling nggak bisa!"
  2. Merajuk-rajuk minta perhatian, karena dia tidak suka dengan orang yang memelas-melas, baper dan “lebay”
  3. Berusaha mendominasinya, apalagi mengusainya
  4. Memerintah atau menyuruhnya. Gantilah dengan permintaan tolong atau bantuan, karena dia akan merasa dianggap penting dan dibutuhkan.
Semoga Anda tetap enjoy menerima dia apa adanya.

Baca juga:


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Paket Samara Hanya Rp 120.000 Dapat 3 Buku
Bebas Ongkir untuk Pulau Jawa
Pemesanan: Okivia (0822-4529-1766) atau Angga (0878-3538-8493)




0 Response to "Inilah "Do" dan "Don't" Jika Pasangan Anda Tipe Koleris"

Post a Comment

Mohon maaf, karena banyak komentar spam, kami memoderasi komentar Anda. Komentar akan muncul setelah melewati proses moderasi. Salam!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

banner