Benar-Benar Terjadi! 200 Bayi Lahir Dalam Keadaan Hamil, Kok Bisa?

Foto: pexels.com
Tumben menulis tema ginian? Barangkali begitu reaksi teman-teman saat membaca judul tulisan saya tersebut di atas. Eit, tunggu! Saya tidak sedang melakukan hal-hal sensasional dengan memilih judul yang heboh. Ini benar-benar sebuah fakta medis yang benarbenar terjadi. Saya tulis untuk membuka wawasan kita bersama, khususnya bagi yang belum tahu.

Beberapa waktu yang lalu, di media-media diberitakan sebuah kisah yang terdengar sangat aneh, tetapi ternyata nyata adanya ini. Yakni bayi merah yang barusan keluar dari rahim ibunya, namun dia ternyata juga dalam keadaan “hamil” alias ada janin lain dalam rahimnya yang masih mungil. Rasanya sungguh iba, mendengar kabar ini. Kening berkerut, saking bingungnya, kok bisa terjadi ya?

Menurut info dari independent.co.uk (1/8/2017), seorang ibu berusia 19 tahun di Mumbra, India, dikabarkan melahirkan seorang bayi. Anehnya, bayi tersebut ternyata dalam keadaan “hamil”. Lebih aneh lagi, bayi tersebut adalah bayi laki-laki. 

Menurut Bhavna Thorat, ahli radiologi yang menangani kasus tersebut, sebagaimana dilansir dari hindustantimes.com (4/8/2017), saat melakukan scan pasca melahirkan, mereka melihat ada bayi lain di perut bayi tersebut. Bayi tersebut memiliki panjang 7 cm dengan satu kaki, satu lengan dan otak, namun tanpa tempurung kepala. Adapun berat bayi aneh ini 150 gram. Lewat sebuah operasi, tim medis Rumah Sakit Titan, Thane, akhirnya bayi parasit tersebut berhasil dikeluarkan dari perut saudara kembarnya.

Menurut keterangan ahli medis setempat, ternyata, bayi 7 cm tersebut sebenarnya adalah saudara kembar dari bayi yang tumbuh normal.  Namun, karena sebuah kelainan, maka saudara kembar tersebut menetap di perut saudaranya, dan menjadi parasit yang mengambil nutrisi dari saudaranya.

Fenomena ini merupakan anomali kongenital yang sangat langka, disebut sebagai fetus in fetu.
Dikutip dari hindustantimes.com (4/8/2017), ginekolog, Dr. Neena Nichlani, yang ikut menangani operasi bayi tersebut, yang terjadi adalah kasus kehamilan kembar monozigot, di mana bayi kembar itu memiliki satu plasenta saja dan hidup berbagi plasenta, lalu satu janin dililitkan di antara yang lain dan mengambil nutrisi dari tubuh inangnya.

Menurut kompas.com (26/10/2017), fetus in fetu adalah kondisi saat janin berkembang dalam janin dan kemudian ikut di dalam tubuh ketika janin induk dilahirkan. Janin tersebut, jika hidup, akan mengambil nutrisi sehingga menjadi parasit.

Ternyata, kasus fetus in fetu tersebut juga pernah terjadi di Indonesia, yang menimpa seorang remaja pria bernama Ganang Yudho Putro. Menurut Kompas pula, pada perut Ganang ditemukan janin yang tinggal bertahun-tahun dalam keadaan mati.

Ada kasus lain yang tak kalah heboh. Dilansir dari medicaldaily.com (19/8/2015), seorang wanita bernama Jenny Kavanagh yang tinggal di London juga pernah mengalami hal yang sama. "Saudara kembar"nya hidup dalam perut sampai dia berusia 40 tahun.

Menurut Medical Daily, setidaknya, ada 200 kasus fetus in fetu di dunia. Jadi, tidak berlebihan kan, judul saya di atas, ada sekitar 200 bayi lahir dalam keadaan hamil.

Seram, ya? Rasanya merinding mendengar kisah ada bayi di ‘bedah cesar’ untuk mengambil bayi lainnya yang tumbuh dalam perutnya. 

Tapi, jangan khawatir, dengan kecanggihan dunia medis saat ini, kasus semacam ini sudah banyak ditangani dengan baik. Mari kita berdoa agar kasus-kasus aneh dan bikin merinding itu dijauhkan dari kita semua.

Belum ada Komentar untuk "Benar-Benar Terjadi! 200 Bayi Lahir Dalam Keadaan Hamil, Kok Bisa?"

Posting Komentar

Mohon maaf, karena banyak komentar spam, kami memoderasi komentar Anda. Komentar akan muncul setelah melewati proses moderasi. Salam!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

banner

Iklan Bawah Artikel