Tragedi Bumi - Sebuah Syair Afifah Afra



Tragedi Bumi
Oleh Afifah Afra

I
Sumpah serapah itu rekah
Berbongkahbongkah
Bergumpalgumpal 
Ludahi semesta

Amarah berhamburan
Penaka badai merudapaksa hamparan samudra
Mencipta gelombang tinggi menampar dermaga
Goncangkan bahtera yang tengah merapat bahagia

Kulihat udara pekat oleh kecamuk bara
Remuk sudah dawaidawai harmoni
Rencah telah rajutan kasih abadi

Kukira sesaat lagi, jasadjasad akan mati
Satu persatu jadi belulang tanpa arti

II
Ada apa ini? 
Ada apa ini?
Ada tragedi apa di bumimu?
Mengapa selaput kelam dengan cepat membebat semesta?
Siapa yang menebar sumpah serapah?
Siapa yang tersulut dahana amarah?
Kulihat, lidah api sebegitu gencar membakar
Petala angkasa hangus dibuatnya

III
Di sini memang sedang ada tragedi
Berjuta insan kehilangan jati diri
Mereka hilang kendali
Kemanusiaan tercabut bak pohon raksasa 
yang tumbang dihantam badai
Lihat, manusia berdasi, rakusnya bukan kepalang
Dia keruk kekayaan bangsa yang seharusnya dia jaga

IV
Benar juga
Lihat itu di sana!
Manusia berpeci sibuk jilati ludah sendiri
Setiap dia ajarkan kalimah thayyibah
Setiap itu juga dia hapus dengan maksiat yang tiada henti

V
Hahaha, itu juga… lihatlah!
Perempuan jelita bak bidadari
Tiada malu menjual diri
Menukar kehormatan demi berbutir berlian

Ada juga manusia bersenjata
Sibuk tembaki sosok yang seharusnya dia lindungi
Oooh… gila sudah bumi ini

VI
Kemana kucari damai sejati?
Di saat banjir bandang lara menghancurkan pilar-pilar bahagia?
Adakah padamu sepercik harap?
Yang menjadi nyala lilin di tengah gelap?

VII
Jangan berputus asa, wahai sahabat
Lihatlah itu… wajahwajah putih tanpa dosa
Berjalan tegap dengan langkah penuh asa
Tatapan matanya sejernih telaga dalam jiwanya
Lisannya basah oleh dzikrullah
Semangatnya bergetar karena pekik: Allahu Akbar!

VIII
Siapakah mereka?
Apakah itu pasukan Al-Mahdi yang dijanjikannya?
Mengapa mereka tampak begitu indah memesona?

IX
Aku tak mengerti tentang itu semua
Tapi kurasa, mereka adalah barisan yang nalarnya sarat oleh ilmu hakiki
Akhlaknya penuh adab, raganya sigap dan selalu tanggap
Mereka, anugerah tuhan untuk Indonesia…

X
Masih ada, barisan pahlawan muda
Penuh gegap gempita menata dunia
Siap tumbangkan kebatilan
Siap tegakkan keadilan
Kemarilah kau anak-anak muda
Kepadamu, kami wariskan: Indonesia

Gambar: Hdblackwallpaper.com

0 Response to "Tragedi Bumi - Sebuah Syair Afifah Afra"

Post a Comment

Mohon maaf, karena banyak komentar spam, kami memoderasi komentar Anda. Komentar akan muncul setelah melewati proses moderasi. Salam!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

banner

Iklan Bawah Artikel

banner