Ternyata, Hero Terfavorit Generasi 90-an adalah Wiro Sableng

Wirosableng era 90-an dan era kini (foto: idntimes.com)
Ciaaat... hup, hiyaaat! Tebak, suara apa ini? Suara bocah sedang main perang-perangan. Ya, Anda benar!

Zaman kita kecil dahulu, sering sekali kita saksikan bocah-bocah bergaya ala pendekar favoritnya. Saat jam istirahat, pulang sekolah, malam terang bulan, dengan riang gembira mereka berlari-lari di lapangan yang luas, jalan yang masih sepi, atau pekarangan yang masih jembar. Satu hal yang sepertinya sudah sangat jarang terjadi di zaman sekarang. 

Iya, anak-anak sekarang memang juga ngefans dengan para tokoh hero dalam jagad fiksi, tetapi, jarang di antara mereka yang mau mempraktikkan jurus-jurus semacam ajian serat jiwa, ajian lampah-lumpuh dan sebagainya. Lebih senang bermain dengan jari jemari di depan layar gadget.
Suatu hari, saya mencoba membuat poling di akun Twitter saya @afifahafra79, dengan tema: Siapa Hero Fiksi Jadul yang paling Anda favoritkan? Saya membuat beberapa option, di antaranya Brama Kumbara, Arya Kamandanu, Agung Sedayu dan Wiro Sableng. Ternyata, posisi tertinggi diraih oleh Wiro Sableng (52%), disusul Brama Kumbara (26%), Arya Kamandanu (18%) dan di posisi terbawah adalah Agung Sedayu (4%). Terus terang, saya agak kuciwa, sebab, tokoh favorit saya adalah Agung Sedayu, ternyata malah dapat paling buncit, hehe.

Wirosableng, atau yang memiliki julukan Pendekar 212 adalah pendekar supersakti namun gokil sehingga dijuluki Wiro Sableng.  Nama aslinya sebenarnya Wira Saksana. Mungkin dia menjadi sableng karena punya guru yang “gendeng” alias agak gila (bukan gila dalam artian tidak waras) bernama Sinto Gendeng. Wiro adalah hero dalam novel serial yang ditulis oleh Bastian Tito. Senjata andalannya adalah Kapak Maut Naga Geni 212. Wiro juga punya tato "212" di dadanya. Wiro sangat ngetren di zaman saya bocah, dan sempat dibuat serialnya di televisi. Tokoh Wiro diperankan dengan apik oleh Ken Ken.

Adapun Brama Kumbara, adalah tokoh dari Kerajaan Madangkara dalam Serial Saur Sepuh karya Niki Kosasih yang sangat terkenal zaman saya bocah, karena ditayangkan secara bersambung sebagai sandiwara radio. Saur Sepuh juga sempat difilmkan hingga beberapa episode. Oya, Brama punya adik perempuan yang sangat lincah dan sakti, bermana Mantili.

Adapun Arya Kamandanu adalah tokoh sentral dalam Serial Tutur Tinular yang juga ngetop karena disiarkan secara bersambung di radio. Kisah Tutur Tinular sangat menarik, karena sangat erat dengan sejarah runtuhnya Singhasari hingga berdirinya Kerajaan Majapahit. Skenarionya ditulis oleh S. Tijab. Arya Kamandanu memiliki kakak yang sangat licik, bermana Arya Dwipangga. Saking kejam dan liciknya, Arya Dwipangga pun merebut kekasih Kamandanu, yakni Mei Shin. Sama dengan kisah-kisah di atas, Tutur Tinular juga akhirnya diangkat sebagai film dan cukup menyedot banyak penonton.

Siapa Agung Sedayu? Dia adalah tokoh di Serial Api di Bukit Menoreh karya SH Mintardja. Mungkin kurang populer karena karya ini memang beredar dalam bentuk buku, dan tidak difilmkan atau disiarkan sebagai sandiwara radio. Biar begitu, tokoh Agung Sedayu adalah tokoh yang menarik. Awalnya, dia seorang pemuda penakut, lemah dan sangat pemalu. Namun akhirnya dia bermetamorfosis sebagai pendekar perkasa yang malang-melintang membela kebenaran di awal-awal berdirinya kerajaan Mataram.

Anda termasuk generasi 90-an? Siapa hero kesukaan Anda?

1 Response to "Ternyata, Hero Terfavorit Generasi 90-an adalah Wiro Sableng "

  1. Artikelnya sangat bermanfaat mas,terimakasih atas informasinya semoga bermanfaat buat yang lainnya juga,kalau ada waktu kami mohon kritikannya artikel tentang Dosa Besar Yang Tak Terampuni takut ada kesalahan dalam penulisan dan penjelasan,saya tunggu ya mas.

    ReplyDelete

Mohon maaf, karena banyak komentar spam, kami memoderasi komentar Anda. Komentar akan muncul setelah melewati proses moderasi. Salam!

Google+ Followers

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

banner

Iklan Bawah Artikel