Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Selain Turunkan Kolesterol Jahat, 60 Jenis Makanan Sehat Ini Bisa Tingkatkan Imunitas, Lho

30 Mar 2020 | Senin, Maret 30, 2020 WIB Last Updated 2020-03-30T05:35:31Z

Gambar: 123RF
Dunia kesehatan sedang dihebohkan dengan pandemi global SARS NCoV-2 atau yang sering disebut dengan virus korona. Saya tulis korona, bukan c-orona, karena secara bahasa, kata para ahli, corona bukan sebuah nama spesifik, sehingga bisa diserap dalam bahasa Indonesia. Berbeda dengan Covid-19, yang tetap ditulis Covid, bukan kovid. Tapi, 19-nya tetap dibaca "sembilan belas." Gitu, ya, Gaes.

Saking hebohnya dengan virus korona, banyak orang-orang berpikir untuk jangan diet dulu. Sebab, kita kudu memperkuat imunitas. Akhirnya, banyak orang pun tidak lagi berkonsentrasi menjaga pola makan dan menyantap apa saja yang ada di sekitarnya, termasuk makanan-makanan berkategori junk food.

Awas, ya... kolesterol jahat, masih tetap menjadi problem serius bagi masyarakat kita saat ini. Pola makan kita yang kebanyakan menyukai produk-produk berlemak tinggi, sangat membahayakan kesehatan. Sebab, makanan berlemak tinggi tersebut akan menyebabkan terjadinya penumpukan kolesterol pada tubuh kita.

Sebagaimana dikutip dari heartuk.org.uk (retrieved 4/8/2017), ada dua jenis kolesterol, yaitu LDL (low density lipoprotein) dan HDL (high density lipoprotein). LDL sering disebut sebagai "bad cholesterol" karena menyebabkan berbagai penyakit, sedangkan HDL dikenal dengan “good cholesterol” karena justru memberikan perlindungan untuk tubuh.

Menurut situs heart.org (5/7/2017), kolesterol jahat menyebabkan atherosclerosis, alias tumpukan lemak yang membuat penyempitan pembuluh darah, yang memicu penyakit seperti hipertensi, jantung koroner dan juga stroke. Bahkan, sebagaimana dikutip dari Kompas.com (02/07/2011), kolesterol tinggi bisa memicu kematian mendadak karena jantung koroner, yang  merupakan penyakit pembunuh yang paling ditakuti, karena sekitar 80 persen penderitanya meninggal secara mendadak.

Untungnya, tersedia cukup melimpah makanan yang secara alami bisa menurunkan kadar kolesterol jahat. Ada beberapa jenis zat yang berperan penting dalam menurunkan kolesterol, antara lain flavonoids, serat kasar dan vitamin-vitamin seperti Vitamin C, Niasin, Vitamin B12 dan Asam Folat. Vitamin-vitamin ini mampu meningkatkan kolesterol baik yang merupakan pembersih kolesterol jahat.

Adapun Flavonoid, menurut (Kandaswami & Middleton,2004) mampu menghalangi proses oksidasi LDL, sehingga menghalangi terbentuknya penumpukan LDL alias kolesterol jahat. Flavonoid terbagi menjadi tiga jenis, yaitu antosianin, flavon dan flavonol. Serat kasar, mampu menurunkan kadar kolesterol dengan cara menghambat absorbsi lemak, sehingga penimbunan lemak bisa dihalangi. 

Nah, selain bisa mencegah penumpukkan kolesterol jahat, nutrisi-nutrisi di atas juga bisa meningkatkan imunitas tubuh. Jadi, sekali merengkuh dayung, dua pulau terlampaui. Sekali kita menyantap makanan-makanan berflavonoid, selain imunitas naik (sehingga menurunkan risiko terkena Covid-19), kolesterol jahat juga bisa disikat. 

Apa saja makanan-makanan yang mengandung zat-zat antikolesterol jahat sebagaiman tersebut di atas sekaligus meningkatkan imunitas? 

Berikut ini adalah daftar makanan yang mengandung flavonoid, aneka vitamin tersebut di atas, dan juga serat kasar yang mampu menurunkan kadar kolesterol. Konsumsilah makanan ini untuk mengimbangi konsumsi makanan kita yang kaya lemak.

1. Apel 
2. Aprikot 
3. Anggur Merah
4. Anggur Hijau 
5. Arbei 
6. Alpukat
7. Brokoli 
8. Bayam 
9. Bawang Bombay 
10. Bawang Merah 
11. Bawang Putih 
12. Belimbing
13. Belimbing Wuluh
14. Beras merah
15. Blue Berry 
16. Buah Naga 
17. Buncis 
18. Bunga Kol
19. Ceri
20. Cabai Merah 
21. Daun Singkong
22. Gandum
23. Jagung (dibuat pop corn atau direbus)
24. Jambu Biji
25. Jeruk-jerukan
26. Kacang-kacangan 
27. Kentang (catatan tidak digoreng)
28. Kangkung 
29. Kubis 
30. Kemangi 
31. Kiwi 
32. Labu Siam 
33. Lemon
34. Lobak
35. Mangga 
36. Markisa
37. Melon 
38. Nanas
39. Oatmeal
40. Pandan 
41. Pepaya
42. Paprika 
43. Pir 
44. Pisang 
45. Persik Buah 
46. Petunia 
47. Rosela 
48. Rumput Laut
49. Sawi
50. Stroberi 
51. Sambiloto 
52. Serai 
53. Seledri
54. Semangka
55. Sukun
56. Teh Hijau 
57. Terung 
58. Tomat 
59. Ubi Jalar Ungu atau Jingga 
60. Wortel 

Tentu masih banyak lagi deretan makanan sehat lainnya. Jadi, jangan pernah merasa khawatir, ya?

1 komentar:

Mohon maaf, karena banyak komentar spam, kami memoderasi komentar Anda. Komentar akan muncul setelah melewati proses moderasi. Salam!

×
Berita Terbaru Update